tersenyum miris melihat semua ini..
melihat perasaan sedang memimpin komitmen.
Padahal perasaan adalah sesuatu yang tidak pasti, dia sesuatu yang labil dan gampang berubah. Sementara komitmen adalah sesuatu yang setelah dia diambil maka dia tidak pernah bisa dilepaskan apapun alasannya.
Cobalah biarkan perasaanmu menentukan perjalananmu, maka yg akan dirimu temui adalah sebuah kehidupan yang tidak pasti, sebentar dirimu akan merasa perlu ke kanan, sesaat kemudian dirimu mendapati kakimu sudah melangkah ke kiri
Tapi peganglah komitmen, maka dirimu akan memiliki garis pasti dalam menapaki hidup ini
Komitmen terhadap apapun..
Berkomitmenlah untuk menjadi kuat,
maka ketika si perasaan menggodamu untuk merasa begitu rapuh, dirimu tidak perlu mendengarkannya
Berkomitmenlah ketika mencintai,
maka ketika si perasaan menarik hatimu kepada yang lain, komitmen akan menjagamu untuk tetap setia
Berkomitmenlah atas hidupmu,
bahwa atas apapun yang akan terjadi engkau tidak akan pernah membiarkan perasaanmu terlalu memegang kendali. bahwa atas apapun yang akan terjadi engkau tidak akan menjadi terlalu cepat menyerah.
Sehingga ketika sesuatu merisaukan kehidupanmu engkau tahu bahwa komitmenlah yang harus paling pertama engkau ikuti, bukan perasaanmu.
Karena akan sangat berbahaya jika hidup ini dijalani dengan menaruh perasaan di tempat terdepan
Share
Tidak ada komentar:
Posting Komentar