Senin, 31 Agustus 2009

NaNo-NaNo...raMe raSanya!


Duh, dunia ini…
Saya sudah berusaha sebaik mungkin..sebisa yang saya mampu..setulus hati juga.
Cuma entah kenapa, dunia ini selalu punya stock orang2 luarrrrrr biasa!

Luar biasa dalam menguji kesabaran.
Luar biasa dalam membuat hati rasanya jadi asemmm..
luar biasa dalam menghentikan suasana tenang.

Ada yang menuai di tempat dia nda menabur!
Ada yg menabur hal2 yang ga perlu ditabur!
dan ada yg menolak untuk menabur!

Mau marah, udah nda minat.
Udah nda nyanggup. Udah kehabisan stock tenaga. Udah malezzzz..

fiuhhhH….*tarik napas, tahan sebentar…dan hembuskan!*
sudah2, no body’s perfect…termasuk orang2 luarrrr biasa itu.
Well, mari kembali ke prinsip awal ;
“Belajar mengerti orang laen..belajar mengalah..belajar tidak membalas yang jahat dengan yang jahat juga..”
Hikzzzzzzzz….tumpah lagi rasanya ini air mata! Susyaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh….
“Tetep sabar…70 kali 7 kali..God knows your heart..
nda apa-apa..will be OK kok.."

HIKZZZZ…ZZZZ..ZZZZ…semakin-makin deyh….T_T

Hidup memang seperti nano-nano..Rame rasanya!
Kadang manis…asem..asin..tapi bukannya justru itu yang membuat hidup jadi berwarna?
Nano-nano, meski ada rasa asemnya tapi tetep aja juga dimakan..rasa asemnya lumayan ampuh buat ngusir rasa ngantuk dan bosen ^_^

Hidup juga kayak gitu…
kelakuan orang2 yang bikin hati kadang juga berasa asemmmmmm, lumayan ampuh untuk ngusir karakter buruk qta.

Jadi, meski rasanya asem tapi Nano-nano tetep bisa dinikmati..
Meski kadang rasanya asem tapi hidup tetep perlu dijalani dengan hati yang baik ^_^

Buat orang2 luarrrrr biasa itu…
”makasih yaaaaa buat rasa asemnya, cuma kalo boleh mbok ya jangan terlalu sering” ^_^

Manis asem asin Rame rasanya!!!


*piKa*
Makassar, August 17, 09 Share

Minggu, 30 Agustus 2009

no haRd feeliN9.


Saya cuma bisa tersenyum…

Itupun cuma senyuman tipizzzzzzz ………pizzz pizzz pizzzz…

Aduh ini orang, takjub saya dibuatnya. Kok ada ya manusia model begini di dunia ini???
Terlalu sulit untuk disenangkan tapiiiiiiii…selalu mau disenangkan!
Hah?? Ckckck..*sambil geleng2 kepala*

Hari itu saya menyediakan telinga dan mendermakan sebagian dari waktu santai saya untuk kembali denger ocehan2nya…
yaks, namanya juga temen…biar kelakuannya nyebelin kayak apa juga tapi tetep disediain telinga buat dengerin kicauanya yang kadang emang ga penting juga siy..^_^

Kepengen sebenernya ngetawain itu orang..aduh ampyun, ini org yang jago bener kalo ngomong teori, giliran dapat kasus eh prakteknya mualah ga ada!
Sisi laen dari hati juga sebenernya pengen menjadi sinis, menjadi masa bodoh, menjadi jahat..

Kalo inget kelakuan jeleknya selama ini, beneran pengen membalas semua kelakuan jeleknya dengan satu kalimat ini, “map yak, ga ada waktu saya buat dengerin kamu cerita…cari orang laen aja sonooooooo…”

Tapi ya itulahhhhhhhhhhh.
Pada akhirnya saya cuma bisa tersenyum tipizzzzzzzz…menarik napas sejenak dan kemudian melanjutkan tugas sebagai T.e.m.a.N (Upz, ngomong2 ada di mana kamu yak waktu saya yang lagi butuh??)

“jangan cepet nyerah ahhhhhhhh….gitu aja kok mundur siyyyyy…ayo maju jalaN! Nanti saya temenin lewat doa deyhhhhhhh…” dan serangkaian kata lainnya untuk menyemangati sang teman itu.

Then, click.
Telepon ditutup dengan tanpa ucapan terima kasih (kebiasaan temen ajaib saya ini, kalo susah inget saya kalo happy buru2 ngeloyor pergi tanpa basa basi terima kasih karena sudah dibantu).

Saya..???
hehehehe…kembali tersenyum tipis sambil dalam hati bilangn gini, “sekarang saya tau kenapa saya ga pernah bisa bales kelakuan jahatmu dengan kelakuan yang sama jahatnya juga. Karena saya bukan kamu…^_^”

kalo susah lagi telepon saya aja lagi prennnnnnnn…. Selalu tersedia waktu untuk mendukungmu to be a better man.

midnite, August 11, 2009 –makassar-

piKa..*mengenang kelakuan jahat seorang teman dengan cara yang baik* Share

Sabtu, 13 Juni 2009

_keStabilaN_

Beberapa tahun yang lalu seorang teman pernah berkata kalau saya adalah orang yang stabil dalam mencintai TUHAN. Saya hanya tersenyum sambil sebagian dari diri saya berkata “ Ya iyalah, saya gitu loh. Gak di kampus, gak di gereja, saya aktif melayani. Hari minggu aja bisa sampai 4 kali masuk gereja. Kamis, Jumat, Minggu, saya pasti ada di gereja”.
Beberapa tahun kemudian, saya ingat kembali perkataan itu. Saya adalah orang yang stabil dalam mencintai TUHAN. Kali ini saya tidak berani tersenyum. Saya terdiam.
Teringat bagaimana saya sudah tidak bijaksana lagi dalam menjalani hidup beberapa waktu terakhir ini.
Mungkin memang bukan saya yang memulai kekacauan ini.
Mungkin memang bukan saya yang menabuh genderang perang.
Bukan saya yang menjadi pengkhianatnya.
Tapi sikap saya terhadap kekacauan itu akhirnya membawa saya ada di sini.
Tidak penting siapa yang memulai kekacauan. Yang penting adalah tidak menambah kacau kekacauan itu.
Tidak penting siapa yang lebih dulu menabuh genderang perang. Yang penting adalah tidak menambah bising kegaduhan dengan turut serta menabuh genderang.
Tidak penting siapa yang menjadi pelopor dalam berkhianat. Yang penting adalah jangan menambah banyak jumlah pengkhianatnya.
Menyesal sekali, dengan sangat tidak bijaksana, saya sudah menambah kekacauan, kebisingan dan juga menambah jumlah pengkhianat.
Ternyata saya bukan orang yang stabil dalam mencintai TUHAN.
Karena kalau saya mencintai TUHAN, saya tidak akan buat hal-hal buruk di atas.
Feeling guilty. Merasa menyesal. Merasa jahat.
Tapi apa yang sudah terjadi tidak bisa diulang kembali. What’s done is done.
Tidak tahu bagaimana caranya membetulkan apa yang sudah rusak.
Tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki kekacauan ini.
Tapi saya ingat satu hal : TUHAN saya ahli dalam membetulkan dan memperbaiki apa yang rusak!
Jadi saya mengubah arah perjalananku dan berjalan mendekatiNya sambil membawa semua kerusakan dan kekacauan ini.

Ps : Tuhan, saya mungkin bukan orang yang stabil dalam mencintaiMu,
Tapi terima kasih untuk kestabilan Tuhan dalam mencintaiku….



Makassar, midnite, 21.02.09. Share

Jumat, 05 Juni 2009

Msi aDa..



aku..menarik napas panjang, menahannya sejenak, kemudian menghembuskannya.
huFF....
rasanya aneh. Sesuatu yg sudah lama sekali (ku kira) hilang dari ingatanku, ternyata tidak betul2 hilang. Msi ada..
Manusia dari masa lampau itu ternyata msi ada..entah di belahan dunia mana dia berada, tp yg pasti dia ternyata msi ada. Di pikiranku. Jauh di alam bawah sadarku.
Susah rupanya untuk benar2 mengenyahkanmu...
Bahkan tahun pun ternyata tak mampu untuk mengalahkan pesonamu.
huFF...
hey kamu, sampai berapa lama mw teruz ada di alam bawah sadarku?
bukannya dulu sudah pamit pergi?
kenapa sekarang datang lagi?
Tau tidak, setiap melihatmu (meski cuma dalam alam bawah sadar) aku jd tergoda untuk mengulurkan tanganku kembali..
Betapa sulitnya diriku menemukan kata yg tepat untuk menggambarkan kamu.
Entah telah berapa kali musim berganti, entah telah sepanjang apa jarak yg tercipta.
Tp kamu tetap kamu. Tidak berubah dan akan selalu seperti itu.
Setidaknya dalam pikiranku.
selamat datang kembali cinta...rupanya msi ada tempatmu di hidupku....rasanya seperti kembali ke masa lalu..




seperti yg diceritakan oleh seorang teman ke saya..sepertinya beberapa qta pun pernah merasakan hal yg sama, atau malah mungkin sedang merasakannya?...
well..friend, let me sing that song for u "follow ur heart, let ur love lead through the darkness..back to a place u once knew.." asli ni lagu beberapa hari terakhir ini slalu terdengar di telinga ^_^





midnite, 06.06.09 _maKassar_ Share

Kamis, 14 Mei 2009

i'm strong enough


Takjub rasanya mengetahui apa yang dulunya qta bilang tidak bisa qta lakukan ternyata bisa qta lakukan.
Apa yang tadinya qta rasa tidak mampu qta lewati ternyata pada akhirnya mampu qta lewati.
Apa yang dulunya rasanya sangat sulit ternyata tetap bisa qta lakukan.
Tadinya sulit sekali bagi qta untuk percaya bahwa rasa sakit tidak akan bertahan selamanya.

Padahal dalam sepanjang usia, qta sudah belajar bahwa WAKTU pada akhirnya akan menjadi teman yang menolong qta untuk menyembuhkan rasa sakit.

Jadi…jangan takut pada kegagalan, kekecewaan, patah hati.

Jangan takut pada masa-masa sulit.

Jangan takut untuk menangis ketika hati qta sedang terluka.

Tapi…ingatlah selalu untuk tidak berhenti di masa-masa sukar.
Tetaplah berjalan, meskipun sukar.
Karena sebenarnya qta cukup kuat untuk bertahan.

Lagipula, masa sukar itu ternyata tidak untuk selamanya..

hanya S.E.M.E.N.T.A.R.A. (glad to know that ^.^)







Midnite, 12 teng waktu Makassar Share